
MALANG – Pembangunan yang dilakukan di desa tidak semata-mata terkait dengan infrastruktur fisik, namun juga menyangkut aspek sosial yang vital. Dalam konteks ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengadakan sosialisasi dalam rangka TMMD ke-130 Kodim 0818, di Balai Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap isu-isu perempuan dan anak.
Serma Hery, seorang Babinsa yang terlibat dalam program TMMD, menyampaikan betapa esensialnya peran masyarakat dalam mendukung perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak. Ia menegaskan bahwa perempuan dan anak harus diposisikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari komunitas dan harus mendapatkan perhatian serius.
Dalam pengarahannya, Serma Hery menjelaskan bahwa perlindungan anak dan perempuan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan agar terbentuk sinergi yang harmonis. “Kami berharap melalui penyuluhan ini, masyarakat akan semakin menyadari arti penting dari perlindungan perempuan dan anak dan berkontribusi menjaga keharmonisan di lingkungan,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat, khususnya warga Desa Taji, bisa lebih peka dan tanggap terhadap isu-isu yang berkaitan dengan keselamatan dan hak-hak perempuan serta anak. Kerjasama antar pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sangat penting untuk menciptakan desa yang aman dan sejahtera.






