Pesawaran — Langit di atas Desa Tanjung Rejo menjadi saksi bisu bagaimana puasa tak pernah memadamkan api pengabdian. Di tengah dahaga yang menahan, Satgas TMMD dari Kodim 0421/Lampung Selatan bersama warga tetap menggenggam sekop, mengaduk semen, dan meratakan rabat beton dengan tekad baja.
Butiran keringat jatuh ke tanah yang sedang dibangun, menyatu dengan adukan pasir dan semen—seolah menjadi campuran sakral antara kerja keras dan keikhlasan. Tak ada keluhan. Tak ada langkah mundur. Yang ada hanya satu irama: gotong royong tanpa batas.
Setiap dorongan angkong, setiap hamparan beton yang diratakan, adalah pernyataan tegas bahwa puasa bukan alasan untuk berhenti berkarya. Justru di saat perut kosong, semangat terasa paling penuh. Jalan yang dicor hari itu bukan sekadar akses penghubung desa, melainkan jalur harapan yang dibangun dengan kehormatan.
Melalui TMMD, Tentara Nasional Indonesia kembali menunjukkan bahwa bersama rakyat, mereka bukan hanya membangun infrastruktur—mereka menorehkan kisah perjuangan yang akan dikenang sepanjang masa.






