NTT-Kefamenanu – Komandan Kodim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., selaku Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 1618/TTU, turun langsung meninjau lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (02/03/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan empat ruang kelas baru di SMA Negeri Bikomi Nilulat berjalan sesuai target dan siap dituntaskan sebelum penutupan kegiatan.
Dengan langkah pasti dan penuh ketegasan, Dandim 1618/TTU menyusuri setiap sudut bangunan yang tengah dikerjakan. Didampingi Danramil Koramil 1618-01/Miotim dan Pasiter Kodim 1618/TTU, ia memeriksa detail pekerjaan, mulai dari struktur dinding, atap, hingga kualitas finishing. Baginya, keberhasilan TMMD bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kualitas yang harus memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Saya ingin memastikan progres terus meningkat. Tidak boleh ada pekerjaan yang tertunda. Saat penutupan nanti, seluruh sasaran fisik harus tuntas seratus persen dengan kualitas terbaik,” tegas Letkol Arm Didit di sela-sela peninjauan. Komitmen tersebut menjadi penegasan bahwa setiap program TMMD adalah wujud tanggung jawab moral TNI kepada rakyat, khususnya di wilayah perbatasan.
Dalam kesempatan itu, Dandim 1618/TTU juga berdialog langsung dengan para kepala tukang di setiap bagian pekerjaan. Ia mendengarkan laporan perkembangan, kendala di lapangan, serta solusi yang telah diambil. Pendekatan humanis tersebut menunjukkan kepedulian dan keterlibatan langsung pimpinan dalam memastikan proses pembangunan berjalan aman, lancar, dan sesuai rencana.
Pemilihan sasaran fisik berupa sarana pendidikan, menurutnya, dilandasi kebutuhan mendasar masyarakat akan fasilitas sekolah yang layak. Empat ruang kelas baru ini diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih nyaman, aman, dan kondusif bagi para siswa. “Harapan kita, proses belajar mengajar semakin berkualitas dan dari sekolah ini lahir generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan siap membangun daerahnya,” ungkapnya penuh optimisme.
Lebih lanjut, Dandim 1618/TTU menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan harus menjadi prioritas dalam setiap program pemberdayaan wilayah. Akses pendidikan yang baik adalah pondasi kemajuan daerah, terlebih di kawasan perbatasan RI–RDTL yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.
Program TMMD ke-127 di wilayah Kodim 1618/TTU dijadwalkan akan ditutup secara resmi pada 11 Maret 2026. Melalui semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh ketahanan wilayah di tapal batas negara.
(PENDIM 1618/TTU)






