Danramil 0909-06/Bengalon Hadiri Pembukaan Festival Sekerat Nusantara 2026, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya Daerah

KUTAI TIMUR – Danramil 0909-06/Bengalon, Kapten Inf Sajani, mewakili Komandan Kodim 0909/Kutai Timur menghadiri pembukaan Festival Sekerat Nusantara ke-5 Tahun 2026 yang digelar di kawasan wisata Pantai Sekerat, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (10/7/2026). Kegiatan budaya tahunan tersebut berlangsung meriah dan menjadi ajang promosi wisata sekaligus pelestarian budaya lokal yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum.

Pembukaan festival dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur, Dandim 0909/Kutai Timur yang diwakili Danramil 0909-06/Bengalon, Kapolres Kutai Timur yang diwakili Kapolsek Bengalon, Komandan Lanal Sangatta yang diwakili Danpos TNI AL Muara Bengalon, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Camat Bengalon beserta jajaran, Kepala Desa Sekerat dan perangkat desa, para kepala desa se-Kecamatan Bengalon, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan perusahaan, serta sekitar 200 masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi Festival Sekerat Nusantara ke-5 Tahun 2026 yang dilanjutkan dengan pelaksanaan ritual adat sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang masih terpelihara di tengah kehidupan masyarakat Desa Sekerat. Prosesi adat tersebut menjadi salah satu daya tarik utama yang mencerminkan kekayaan budaya daerah sekaligus memperkuat identitas masyarakat setempat.

Festival Sekerat Nusantara selama ini dikenal sebagai salah satu agenda budaya unggulan di Kabupaten Kutai Timur yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni, tradisi budaya, serta kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha lokal. Kehadiran festival ini diharapkan mampu menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Kapten Inf Sajani menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya daerah serta penguatan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat. Menurutnya, budaya merupakan salah satu kekuatan bangsa yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus sebagai bagian dari identitas nasional.

Selain menjadi wadah pelestarian budaya, Festival Sekerat Nusantara juga dinilai memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), festival ini mampu mendorong perputaran ekonomi lokal, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan wisata Pantai Sekerat.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya sebagai salah satu potensi unggulan daerah. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Festival Sekerat Nusantara diharapkan semakin dikenal luas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Kehadiran berbagai unsur Forkopimda, instansi pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta elemen lainnya dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya komitmen bersama untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Kutai Timur.

Seluruh rangkaian pembukaan Festival Sekerat Nusantara ke-5 Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 22.30 WITA. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dapat menjadi kekuatan dalam melestarikan budaya, memperkuat persatuan, serta mendorong kemajuan daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.(0909).

Pos terkait