Babinsa Koramil Jaya Monitoring Harga Sembako di Pasar, Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga

ACEH JAYA – Untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 01/Jaya Kodim 0114/Aceh Jaya melaksanakan kegiatan pengecekan harga sembako di wilayah Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (18/04/2026).

Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi sejumlah kios dan lapak pedagang di pasar tradisional guna memperoleh informasi langsung terkait harga bahan pokok yang beredar di pasaran. Monitoring tersebut juga bertujuan mengetahui perkembangan harga sekaligus memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa berinteraksi langsung dengan para pedagang serta pembeli untuk memperoleh data yang akurat mengenai harga sembako yang dijual di pasar.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga beras premium tercatat berada pada kisaran Rp233.000 per sak. Sementara itu, minyak goreng dijual dengan harga sekitar Rp23.000 per kilogram.

Untuk komoditas gula pasir, para pedagang menjualnya dengan harga Rp20.000 per kilogram. Sedangkan telur ayam dijual dengan harga Rp55.000 per papan.

Babinsa juga mencatat harga tepung terigu merek Segitiga Biru yang dijual di pasar dengan harga sekitar Rp13.000 per kilogram.

Selain bahan pokok tersebut, sejumlah komoditas sayuran juga turut dipantau harganya. Bawang merah dijual dengan harga Rp40.000 per kilogram, sementara tomat dijual sekitar Rp12.000 per kilogram.

Adapun harga cabai merah berada pada kisaran Rp30.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit dijual dengan harga sekitar Rp30.000 per kilogram.

Babinsa yang melakukan monitoring menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan harga sembako merupakan bagian dari upaya pemantauan kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

“Kami melakukan pengecekan secara langsung di pasar untuk mengetahui perkembangan harga sembako serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia,” ujarnya.

Menurutnya, pemantauan seperti ini penting dilakukan secara rutin untuk mengetahui apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan di pasar.

Dengan mengetahui kondisi harga di lapangan, aparat kewilayahan dapat memberikan laporan serta informasi kepada pihak terkait apabila terjadi perubahan harga yang cukup mencolok.

Selain mencatat harga, Babinsa juga menyempatkan diri berdialog dengan para pedagang mengenai kondisi pasokan barang serta tingkat penjualan di pasar.

Para pedagang mengungkapkan bahwa hingga saat ini ketersediaan bahan pokok masih relatif mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Jaya.

Salah seorang pedagang menyampaikan bahwa harga beberapa komoditas cenderung stabil, meskipun terdapat sedikit perubahan pada beberapa jenis bahan pokok akibat faktor pasokan dari daerah pemasok.

“Ketersediaan barang masih cukup, hanya saja harga beberapa komoditas kadang mengalami perubahan mengikuti kondisi distribusi dari luar daerah,” ujar seorang pedagang.

Sementara itu, masyarakat yang berbelanja di pasar menyambut baik adanya pemantauan yang dilakukan oleh Babinsa. Kehadiran aparat kewilayahan dinilai memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan perhatian terhadap kondisi pasar.

Kegiatan monitoring harga sembako tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian aparat teritorial dalam memantau perkembangan situasi ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

Kodim 0114/Aceh Jaya melalui jajaran Babinsa terus berupaya melakukan pemantauan terhadap berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kondisi pasar dan perkembangan harga kebutuhan pokok.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kondisi pasar tetap stabil serta kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik tanpa adanya gangguan distribusi.

Selain itu, pemantauan rutin yang dilakukan oleh aparat kewilayahan juga diharapkan dapat membantu menjaga kestabilan harga sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di pasar tradisional di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.(0114).

Pos terkait