Babinsa Koramil 1005-10/Tamban Berikan Nutrisi untuk Anak Penderita Gizi Buruk di Desa Jelapat Baru

Tamban, Barito Kuala – Sertu Juli, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1005-10/Tamban, melaksanakan kegiatan pemberian nutrisi kepada seorang anak yang didiagnosa menderita gizi buruk atau stunting. Kegiatan ini merupakan bagian dari program anak asuh yang diinisiasi oleh Koramil 1005-10/Tamban.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Jelapat Baru, RT. 007, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala. Pada Hari Minggu 16 Nopember 2025. Bantuan nutrisi diberikan kepada Makiatul Husna, seorang anak berusia 2 tahun 8 bulan dengan berat badan 8 kg dan tinggi badan 79 cm. Makiatul Husna adalah anak dari pasangan Bapak Sam’uni (37 tahun) dan Ibu Siti Aisah (37 tahun).

Bantuan yang diberikan berupa susu dan telur, yang merupakan sumber nutrisi penting untuk membantu pemulihan kondisi gizi Makiatul Husna.

Bacaan Lainnya

“Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk kesehatan anak-anak. Kami sangat prihatin dengan kondisi Makiatul Husna dan berharap bantuan nutrisi ini dapat membantu memperbaiki kondisi gizinya. Kami juga akan terus memantau perkembangan Makiatul Husna dan memberikan dukungan yang diperlukan,” Ujar Sertu Juli.

Sertu Juli juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Koramil 1005-10/Tamban dalam mendukung program pemerintah daerah dalam mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di wilayah Kabupaten Barito Kuala.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut serta dalam membantu anak-anak yang membutuhkan. Masalah gizi buruk dan stunting adalah masalah kita bersama, dan kita semua memiliki peran untuk mengatasinya,” Pungkas Sertu Juli.

Kegiatan pemberian nutrisi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Jelapat Baru. Bapak Sam’uni dan Ibu Siti Aisah mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Sertu Juli dan Koramil 1005-10/Tamban.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Susu dan telur ini sangat berarti bagi kami, karena kami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Makiatul Husna,” Ujar Ibu Siti Aisah.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu anak-anak yang membutuhkan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Barito Kuala.(1005).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *