SIMEULUE – Komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi salah satu cara Babinsa mengikuti perkembangan yang terjadi di wilayah binaan. Hal itu dilakukan Sertu Alfi Sahri, Babinsa Koramil 01/Simtim, Kodim 0115/Simeulue, Korem 012/Tu, saat melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Desa Labuah, Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten Simeulue, Jumat (25/09/2026).
Pertemuan dengan masyarakat dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang terbuka antara Babinsa dan warga. Dalam interaksi tersebut, berbagai informasi mengenai kondisi lingkungan dapat disampaikan secara langsung sehingga hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat tetap terjaga.
Sertu Alfi Sahri mengatakan, Komsos merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membangun hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan. Komunikasi yang dilakukan secara rutin juga menjadi sarana untuk menjaga silaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan.
“Ini merupakan kegiatan rutin Babinsa sebagai aparat kewilayahan guna meningkatkan hubungan harmonisasi silaturahmi antara Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaannya. Targetnya agar terjalin hubungan yang baik dengan cara pendekatan komunikasi sosial,” tuturnya.
Menurutnya, pertemuan secara langsung memberikan ruang bagi Babinsa dan masyarakat untuk saling bertukar pengetahuan, wawasan, serta pengalaman. Interaksi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat komunikasi, tetapi juga membuat hubungan persaudaraan semakin dekat.
“Dengan hadirnya Babinsa di tengah-tengah masyarakat, banyak sekali manfaat yang diperoleh, yaitu menambah ilmu pengetahuan, wawasan, dan berbagai pengalaman serta juga dapat memperkuat hubungan kekeluargaan serta persaudaraan,” jelasnya.
Sertu Alfi Sahri menambahkan, komunikasi yang terjalin dengan berbagai komponen masyarakat juga membantu Babinsa mengetahui kondisi yang berkembang di lapangan. Informasi mengenai persoalan yang muncul dapat diterima lebih awal sehingga dapat segera diketahui dan dicarikan langkah penyelesaian sesuai dengan permasalahannya.
“Dengan seringnya berkomunikasi sosial dengan komponen masyarakat, maka Babinsa bisa tahu permasalahan di lapangan. Sehingga bila ada permasalahan, Babinsa bisa dapat mengetahui dengan cepat, sehingga masalah dapat segera terselesaikan,” pungkasnya.(0115).






