ACEH JAYA – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada para petani di wilayah binaan. Hal tersebut terlihat dari kegiatan yang dilakukan Babinsa Koramil 01/Jaya Kodim 0114/Aceh Jaya, Praka Muh Arsyad, yang turun langsung membantu warga mencabut bibit padi siap tanam di Desa Leupee, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Dengan mengenakan pakaian dinas lapangan, Babinsa tampak ikut bekerja bersama warga di area persawahan, mencabut bibit padi yang akan dipindahkan ke lahan tanam.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian masyarakat mendapat respons positif dari warga. Selain membantu mempercepat pekerjaan, keterlibatan aparat TNI juga memberikan motivasi dan semangat bagi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian mereka.
Praka Muh Arsyad mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan ketahanan nasional. Karena itu, pendampingan kepada petani terus dilakukan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah.
“Sebagai Babinsa, kami selalu berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu setiap kegiatan warga, termasuk dalam sektor pertanian. Ini juga menjadi bagian dari dukungan kami terhadap program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama warga mencabut bibit padi secara gotong royong sebelum nantinya dipindahkan ke lahan persawahan untuk proses tanam. Kebersamaan yang terjalin di sawah mencerminkan kuatnya hubungan emosional antara TNI dan masyarakat di wilayah pedesaan.
Kegiatan pendampingan pertanian seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus dijaga melalui pendekatan humanis dan kerja nyata di lapangan.
Ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh komponen bangsa. Dalam konteks pertahanan negara, sektor pangan memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung dengan stabilitas sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, TNI AD melalui aparat kewilayahan aktif mendukung berbagai program pertanian, mulai dari pendampingan pengolahan lahan, penanaman, hingga panen. Langkah tersebut bertujuan membantu meningkatkan hasil produksi pertanian serta menjaga keberlanjutan pasokan pangan di daerah.
Di wilayah Aceh Jaya, sektor pertanian masih menjadi sumber mata pencaharian utama sebagian masyarakat. Kehadiran Babinsa dalam aktivitas pertanian dinilai mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.
Selain membantu pekerjaan petani, Babinsa juga sering memberikan motivasi agar masyarakat tetap semangat mengelola lahan pertanian meskipun menghadapi tantangan cuaca maupun kondisi ekonomi yang dinamis.
Pendampingan yang dilakukan aparat kewilayahan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah melalui pembangunan sektor pangan berbasis masyarakat. Dengan pertanian yang produktif, stabilitas ekonomi desa dapat terjaga dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Masyarakat Desa Leupee menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir membantu warga dalam berbagai kegiatan, termasuk di sektor pertanian. Kehadiran aparat TNI dinilai memberikan semangat tersendiri bagi petani dalam menjalankan aktivitas di sawah.
Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara TNI dan rakyat semakin erat serta memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menjaga keamanan wilayah, Babinsa juga menjadi motor penggerak kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Dengan pendampingan yang terus dilakukan, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat di Kecamatan Jaya dapat meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat ketahanan nasional secara berkelanjutan.(0114).






