Bangli – Tingginya tuntutan kerja dalam Program TMMD Ke-129 oleh Kodim 1626/Bangli memaksa personel Satgas untuk bekerja dengan lebih keras di lapangan. Hal ini menyebabkan salah satu anggota mengalami lecet pada kakinya, yang segera mendapatkan perawatan dari Tim Kesehatan Satgas.
Tim kesehatan bertindak cepat untuk membersihkan luka yang dialami, memberikan pengobatan yang sesuai, serta melakukan pembalutan dengan tujuan mencegah infeksi. Tindakan ini diambil agar anggota dapat melanjutkan tugasnya yang terputus gara-gara cidera tersebut.
Setiap cedera, meskipun dianggap ringan, harus ditangani dengan serius agar tidak berdampak pada kinerja. Menurut para petugas medis, kurangnya perhatian terhadap luka dapat berpotensi mengganggu performa personel di lapangan.
“Kesehatan anggota adalah fokus utama kami. Luka lecet yang dianggap sepele tetap perlu perawatan agar tidak menyebabkan infeksi dan menghambat pelaksanaan tugas,” jelas seorang petugas kesehatan. Tim ini juga mengedukasi pentingnya menjaga kebersihan luka serta kesadaran akan kondisi fisik saat beraktivitas.






