Interaksi Prajurit dan Warga Parangjoro Ciptakan Denyut Ekonomi Baru

SUKOHARJO – Pergerakan ekonomi skala kecil tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan desa juga dapat tumbuh melalui interaksi sosial yang sederhana antara prajurit dan masyarakat.

Perputaran uang di tingkat desa sering kali lahir dari kebiasaan sederhana. Membeli segelas teh hangat, sebungkus nasi, atau beberapa gorengan ternyata mampu memberi pengaruh nyata terhadap pendapatan pelaku usaha kecil di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol.

Fenomena itu terlihat sepanjang pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Setiap waktu istirahat dimanfaatkan anggota Satgas untuk berbelanja di warung maupun pedagang sekitar lokasi kegiatan. Selasa (28/7/2026), aktivitas tersebut kembali berlangsung dan disambut antusias para penjual.

Menurut Dansatgas Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., keberadaan personel TMMD tidak hanya diarahkan pada penyelesaian sasaran pembangunan desa, tetapi juga memberi nilai tambah bagi kehidupan ekonomi masyarakat. Belanja di usaha milik warga menjadi salah satu cara agar manfaat TMMD dapat dirasakan lebih luas.

Dampaknya langsung dirasakan para pedagang. Penjualan makanan, minuman, hingga jajanan meningkat selama kegiatan berlangsung. Omzet harian yang biasanya terbatas kini bertambah karena adanya pelanggan tetap dari lokasi TMMD.(Red/Js).

Pos terkait