Yanto Idorway, Reporter TVRI Hilang di Air Terjun Sisrang, Tim SAR Kerahkan Strategi Khusus

PEGUNUNGAN ARFAK – Berlokasi di Air Terjun Sisrang, Distrik Anggi Gida, operasi pencarian reporter TVRI Yanto Idorway oleh Tim SAR gabungan dan Kodim 1812/Pegaf masih berlangsung. Hari keenam, Kamis (23/7/2026), tim fokus menyisir celah bebatuan sungai dengan berbagai strategi guna mempermudah penyisiran.

Komandan Kodim 1812/Pegaf, Letkol Inf M. Isnaini, turun langsung memimpin 12 personel jajarannya di lokasi kejadian. Penyisiran dilakukan bersama personel gabungan dari Polres Pegaf, Basarnas, Polda Papua Barat, tim medis Puskesmas Anggi, hingga masyarakat relawan.

Mengingat derasnya arus air terjun, tim gabungan membagi kekuatan menjadi dua sektor, yaitu Tim Penutup Sumber Aliran Air dan Tim Penyisir Sungai.

“Langkah penutupan hulu air terjun ini dibantu oleh masyarakat setempat. Tujuannya untuk mengurangi derasnya debit air sehingga mempermudah tim pencari saat menyisir celah-celah bebatuan di dasar aliran air terjun,” ujar Dandim.

Untuk menembus medan geografis Pegunungan Arfak yang ekstrem dan terisolasi, Kodim 1812/Pegaf memobilisasi armada serta perlengkapan taktis khusus.

Meski pencarian telah dilakukan secara intensif, proses penyisiran pada hari keenam ini masih belum membuahkan hasil. Faktor alam menjadi tantangan terbesar bagi seluruh tim di lapangan.

“Kendala utama di lapangan adalah arus air yang sangat deras, suhu udara yang sangat dingin, serta intensitas kabut tebal yang kerap menyelimuti lokasi kejadian dan membatasi jarak pandang,” ujar Dandim 1812/Pegaf.

Pada pukul 16.00 WIT, seluruh tim menarik diri dan melaksanakan apel pengecekan sebelum kembali ke home base masing-masing.

Meskipun pencarian pada hari keenam belum membuahkan hasil, Kodim 1812/Pegaf bersama Tim SAR Gabungan menegaskan bahwa operasi pencarian tidak akan dihentikan.

Rencana operasi pencarian pada hari berikutnya akan dilanjutkan dengan memperluas jangkauan area penyisiran, membentang dari titik lokasi kejadian (TKP) Air Terjun Sisrang hingga mengarah ke kawasan Distrik Membey.(1812).

Pos terkait