BONE – Persoalan sanitasi masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah pedesaan, termasuk di Desa Langi, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone; keterbatasan akses terhadap fasilitas jamban yang layak memengaruhi kenyamanan warga dan berpotensi memengaruhi kualitas kesehatan lingkungan.
Melihat kondisi tersebut, Rabu (22/7), Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone menjadikan pembangunan jambanisasi sebagai salah satu solusi nyata melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Memasuki tahap pengerjaan di titik kedua, personel Satgas bersama masyarakat bahu-membahu mempercepat pembangunan fasilitas sanitasi agar segera dapat dimanfaatkan oleh warga.
Pembangunan jambanisasi di titik kedua ini menjadi bagian dari komitmen Satgas TMMD dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Tidak hanya membangun fisik semata, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong perubahan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pedesaan.
Dengan semangat gotong royong, personel Satgas TMMD dan warga saling berbagi tugas mulai dari penyiapan material, pemasangan konstruksi, hingga penyelesaian bagian-bagian utama bangunan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pengerjaan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, menegaskan bahwa pembangunan jambanisasi merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat. Menurutnya, keberadaan fasilitas sanitasi yang layak akan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup warga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih.
“Pembangunan ini bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat akan sanitasi yang sehat dan layak. Harapannya, manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga,” ujarnya.
Program jambanisasi di Desa Langi menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Melalui sinergi antara TNI dan warga, berbagai persoalan di desa diupayakan dapat diselesaikan secara bertahap demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.(Red/Ns).






