SUPIORI, PAPUA – Prajurit Yonif TP 859/RBK melaksanakan Minggu Kasih dan Bakti Sosial di Gereja Katolik Jemaat St. di Tanah Papua, yang menjadi momen pererat toleransi antarumat beragama. Kegiatan ini menyentuh hati masyarakat Kabupaten Supiori dan menunjukkan sinergi antara TNI dengan umat beragama. Semangat kebersamaan terpancar dalam setiap proses kegiatan.
Dipimpin oleh Serda Diego (Dansimayon Yonif TP 859/RBK), prajurit Yonif TP 859/RBK membagikan nasi kotak kepada sekitar 120 jemaat usai pelaksanaan ibadah Minggu. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus komitmen TNI dalam memperkuat toleransi antarumat beragama, membangun kebersamaan, serta mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat di Papua.
Program Kasih Minggu dan Bakti Sosial merupakan bagian dari implementasi program teritorial Yonif TP 859/RBK yang mengedepankan pendekatan humanis, semangat gotong royong, dan nilai-nilai persaudaraan dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan rukun.
Bapak Aldy, S.E., M.Si., M.H., selaku Prodiakon Misa Gereja Katolik Jemaat St. Fransiskus Xaverius, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang terus ditunjukkan oleh Prajurit Yonif TP 859/RBK kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Prajurit Yonif TP 859/RBK yang selalu hadir melalui berbagai kegiatan sosial. Kepedulian ini bukan hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan dapat terus tumbuh di Kabupaten Supiori. Semoga hubungan baik ini terus terjalin demi kedamaian dan persatuan masyarakat Papua,” ujarnya.
Sementara itu, Serda Diego menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen prajurit untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Kasih Minggu dan Bakti Sosial adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Yonif TP 859/RBK akan terus hadir bersama rakyat dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan,” ujar Serda Diego.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Antusiasme jemaat serta apresiasi yang diberikan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu memperkokoh persatuan, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan semangat toleransi yang terus tumbuh di Tanah Papua.(YTP859/*).






