Banjar – Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Pangkalan RT 03, Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, yang dilaksanakan Kodim 1006/Banjar terus mengalami kemajuan signifikan. Memasuki Selasa (23/6/2026), progres pekerjaan telah mencapai 82,22 persen.
Jembatan gantung dengan panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter tersebut dibangun sebagai sarana penghubung bagi masyarakat Desa Lok Tunggul guna memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan.
Pada tahapan pekerjaan saat ini, personel di lapangan melaksanakan perakitan besi harmonika jembatan serta melanjutkan pengecoran pondasi anchor block pada sisi tepi dekat jembatan sebagai bagian dari penguatan konstruksi utama.
Pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan 9 personel TNI, 1 aparatur pemerintah desa, dan 10 warga setempat. Keterlibatan masyarakat menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan wujud dukungan terhadap program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat infrastruktur desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Dengan tersedianya akses yang lebih baik, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Pengaron.
Kodim 1006/Banjar optimistis pembangunan dapat diselesaikan sesuai target sehingga keberadaan Jembatan Garuda segera dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung yang aman, nyaman, dan mendukung kemajuan wilayah.(1006).






