SIMPANG KIRI – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Pasar Panjang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh, merupakan solusi untuk menghubungkan warga dan meningkatkan ekonomi lokal, dengan personel Kodim 0118/Subulussalam bekerja keras untuk menyelesaikan proyek tersebut.
Di bawah terik matahari, para personel TNI tampak bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka bahu-membahu menyelesaikan pengecoran pondasi sebagai bagian penting dari pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi akses vital bagi warga.
Salah satu personel yang terlibat langsung di lapangan, Sertu Tri Edi, bersama rekan-rekannya terus menunjukkan semangat pengabdian demi mewujudkan jembatan yang kokoh dan aman untuk digunakan masyarakat.
Sementara itu, Danramil 01/Simpang Kiri, Kapten Inf Kamaruddin, turut hadir memberikan motivasi kepada personel yang sedang bekerja. Ia mengapresiasi semangat anggota yang tetap antusias dalam melaksanakan tugas pembangunan meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya tentang membangun sarana fisik, tetapi juga membuka akses dan peluang ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, setiap personel harus tetap semangat dan bekerja dengan penuh tanggung jawab agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi warga,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan hadirnya jembatan tersebut, mobilitas warga diharapkan semakin lancar sehingga mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.
Semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan personel Kodim 0118/Subulussalam menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.(Pr012).






