Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Limbungan Capai 73,57 Persen, Warga Sambut Antusias

KOTABARU – Progres pembangunan Jembatan Garuda yang dilaksanakan di Sungai Ringgo, Desa Limbungan, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Rabu (13/05/2026), pembangunan jembatan gantung yang menjadi sasaran utama kegiatan Kodim 1004/Kotabaru telah mencapai progres 73,57 persen.

Jembatan dengan ukuran panjang 30 meter dan lebar 2 meter tersebut saat ini memasuki tahap proses pembuatan pondasi. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 10 anggota TNI, 2 orang dari pemerintah desa, serta 8 warga masyarakat yang turut membantu proses pembangunan di lapangan.

Semangat kebersamaan dan kekompakan antara aparat TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat pembangunan Jembatan Garuda. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan mampu mempermudah akses transportasi warga serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Desa Limbungan.

Salah satu warga Desa Limbungan, Rahman, mengaku sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan yang sedang dibangun akan sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini akses masyarakat cukup sulit, apalagi saat musim hujan. Dengan adanya Jembatan Garuda nanti, aktivitas warga akan lebih mudah dan aman,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Suriansyah, yang mengapresiasi kerja keras personel Kodim 1004/Kotabaru bersama masyarakat.

“Kami melihat bapak-bapak TNI bekerja tanpa kenal lelah bersama warga. Ini menjadi semangat bagi kami untuk ikut membantu agar pembangunan cepat selesai dan segera bisa digunakan masyarakat,” katanya.

Kodim 1004/Kotabaru terus berkomitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.(1004).

Pos terkait