Progres RTLH TMMD Boalemo Capai 75 Persen, Rumah Ibu Nina Segera Masuk Tahap Pemasangan Atap

BOALEMO – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Nina Ma’ruf di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, terus mencatatkan perkembangan yang sangat menggembirakan dan signifikan. Saat ini, Selasa (12/05/2026), kemajuan pembangunan telah mencapai angka 75 persen, menandakan bahwa struktur bangunan semakin matang dan mendekati penyelesaian secara menyeluruh. Dinding batako yang rapi kini telah menjulang tinggi dan membentuk ruangan-ruangan yang kokoh, sementara perencanaan kenyamanan ruangan, khususnya sirkulasi udara dan pencahayaan alami, telah disiapkan dengan cermat demi kesejahteraan seluruh keluarga.

Perubahan yang terjadi di lokasi ini sangat mencolok jika dibandingkan dengan kondisi awal. Dulu, area ini hanya berupa tanah kosong dan pondasi yang baru selesai dicor. Namun kini, lokasi tersebut telah berubah menjadi bangunan yang berdiri tegak dengan struktur yang jelas dan berkarakter. Dinding-dinding yang tertata rapi telah membentuk pembatas ruang yang tegas, memberikan gambaran nyata tentang tata letak hunian yang akan ditempati dengan nyaman dan aman.

Hal yang paling menarik dari perkembangan terbaru ini adalah kegiatan yang sedang berlangsung di atas struktur bangunan. Para prajurit mulai sibuk merangkai kayu untuk rangka atap rumah, menyiapkan material, dan menyusun tata letaknya agar pemasangan berjalan presisi. Saat ini, mereka tengah menunggu penyelesaian tahap pengecoran bagian atas dinding yang berfungsi sebagai penopang utama, sehingga rangka atap yang telah disiapkan dapat terpasang dengan kokoh dan sempurna.

Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., yang senantiasa memantau setiap perkembangan pekerjaan, menegaskan bahwa pencapaian progres 75 persen ini adalah hasil kerja yang terencana, teliti, dan penuh kebersamaan. Menurutnya, langkah awal merangkai rangka atap sebelum pengecoran selesai ini membuktikan semangat kerja yang cepat namun tetap menjaga standar kualitas yang tinggi.

“Kami sangat bersyukur dan bangga melihat bagaimana pembangunan ini terus melaju dengan sangat baik, di mana progresnya sudah mencapai 75 persen. Saat ini, struktur dinding sudah terbentuk dengan kokoh dan rapi, dan kami mulai mempersiapkan tahap selanjutnya dengan merangkai kayu untuk rangka atap. Prajurit sudah sibuk menyusun material dan tata letak rangka atap sembari menunggu penyelesaian pengecoran bagian atas dinding sebagai penopang utama. Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan dilakukan dengan presisi, sehingga atap nanti terpasang kuat dan rumah ini menjadi tempat tinggal yang sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali,” ungkapnya dengan tegas.

Laju kemajuan yang stabil dan teratur ini tidak lepas dari kekompakan seluruh elemen yang terlibat. Personel dari Kodim 1316/Boalemo bekerja selaras dengan prajurit Yonif TP 915/Bitu’o, sementara dukungan dari warga masyarakat juga turut memperkuat semangat gotong royong. Pembagian tugas yang efisien diterapkan dengan baik, sehingga persiapan pemasangan atap berjalan lancar tanpa mengurangi kualitas hasil kerja.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sebelum tanggal 21 Mei mendatang. Prinsip kami adalah memastikan setiap tahapan berjalan dengan lancar dan terukur, mulai dari penyusunan dinding, pengecoran, hingga pemasangan rangka atap. Rumah ini adalah wujud pengabdian kami, maka hasilnya harus memberikan kebahagiaan dan kenyamanan sejati bagi Ibu Nina dan keluarga,” tambah Dansatgas dengan penuh keyakinan.

Menyaksikan kemajuan rumahnya yang semakin jelas dan melihat para prajurit mulai mempersiapkan pemasangan atap, Ibu Nina Ma’ruf tampak sangat bersyukur dan terharu. Setiap kali melihat semangat kerja yang ditunjukkan, hatinya terasa sangat lega karena ia yakin rumah impiannya akan segera terwujud dengan kualitas terbaik.

Dengan kemajuan yang terus melesat dan persiapan pemasangan atap yang telah dimulai, Satgas TMMD 128 semakin optimistis untuk segera menyelesaikan sisa tahapan pembangunan. Mimpi Ibu Nina akan segera menjadi kenyataan sebagai bukti nyata pengabdian dan kepedulian TNI untuk kesejahteraan masyarakat di Desa Hutamonu.(1316).

Pos terkait