BANJAR – Pembangunan Jembatan Garuda sebagai bagian dari program Presiden Republik Indonesia terus berjalan dan menunjukkan progres positif di wilayah Kodim 1006/Banjar. Pada Sabtu (2/5/2026), kegiatan pembangunan jembatan gantung di Dusun Pangkalan, Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar kembali dilanjutkan dengan sasaran pemindahan batu gunung ke area sekitar Sungai Pangkalan sebagai material utama penunjang pembangunan.
Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 30 meter dengan lebar 1,2 meter. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 1,42 persen. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut melibatkan 9 personel TNI, 2 aparat pemerintah desa, serta 10 warga masyarakat yang bersama-sama bekerja secara gotong royong di lapangan. Kebersamaan antara aparat dan masyarakat menjadi wujud nyata sinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Melalui pembangunan jembatan ini, diharapkan akses mobilitas warga menjadi lebih mudah, aman, dan lancar, khususnya dalam menunjang aktivitas sehari-hari maupun perekonomian masyarakat setempat. Selain itu, keberadaan jembatan nantinya juga diharapkan dapat membuka konektivitas antarwilayah dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.
Program Jembatan Garuda merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok daerah. Dengan dukungan seluruh unsur terkait dan semangat gotong royong masyarakat, pembangunan ini diharapkan selesai tepat waktu serta segera memberikan manfaat nyata bagi warga setempat.(1006).






