Bengkulu Selatan – Pada hari Kamis (30/4/2026), Satgas Jembatan Gantung Perintis Garuda dari Koramil 408-05/Manna, bersama dengan masyarakat setempat, melaksanakan pemeriksaan dan pengecatan pada tiang jembatan yang terletak di Desa Pino Baru, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan.
Pembangunan jembatan ini diketahui menjadi langkah yang krusial dalam mengatasi masalah isolasi di kawasan pedesaan serta meningkatkan konektivitas antar desa. Dengan tersedianya akses yang memadai, diharapkan mobilitas masyarakat akan meningkat dan ini akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi setempat jangka panjang.
Kapten Inf Ma’ruf Amin sebagai Danramil 408-05/Manna menyatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bentuk nyata dukungan angkatan bersenjata terhadap program pembangunan pemerintah, khususnya untuk daerah yang terpencil dan sulit diakses.
“Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan juga solusi untuk membuka peluang baru bagi masyarakat dalam berbagai aspek. Dengan akses yang lebih baik, berbagai aktivitas seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan dapat diakses lebih mudah oleh warga,” ujar Danramil.
Saat ini, progres pembangunan jembatan sudah memasuki tahap yang lebih lanjut, yaitu pengecatan tiang jembatan dan pengecoran tiang pondasi sebagai penyangga utama untuk pemasangan tali sling. Proses ini sangat krusial untuk menjamin struktur jembatan tetap kuat dan aman dalam penggunaan jangka panjang.
Seluruh proses telah dilakukan dengan semangat gotong royong antara Babinsa dan warga Desa Pino Baru. Meskipun masih menggunakan peralatan yang sederhana dan dengan berbagai keterbatasan, semangat kerja sama di antara mereka tetap tinggi.






