Dari Rumah Lapuk ke Hunian Layak, RTLH Jadi Prioritas TMMD Boalemo

BOALEMO – Guratan lelah di wajah para personel Satgas TMMD ke-128 Kodim 1316/Boalemo seolah sirna, berganti semangat saat melihat senyum warga Desa Hutamonu. Memasuki hari pelaksanaan yang krusial pada Senin (27/04/2026), deru mesin dan dentum martil bersahutan, menandai dimulainya babak baru kehidupan bagi warga yang selama ini mendiami hunian tidak layak.

Fokus utama dalam pelaksanaan kali ini adalah program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Program ini bukan sekadar renovasi fisik, melainkan misi kemanusiaan untuk memberikan martabat dan kenyamanan bagi masyarakat kurang mampu di Kecamatan Botumoito.

Dari Bongkahan Kayu Lapuk Menuju Fondasi Kokoh

Pemandangan di lokasi TMMD menunjukkan sinergi yang luar biasa. Personel Satgas bahu-membahu bersama warga setempat melakukan pembongkaran terhadap rumah yang kondisinya sudah memprihatinkan. Dinding papan yang sudah lapuk dimakan usia dan atap yang bocor disingkirkan, diganti dengan perencanaan struktur bangunan yang lebih permanen dan sehat.

Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., selaku Dansatgas TMMD 128 Boalemo, menegaskan bahwa langkah pembongkaran ini adalah prosedur wajib untuk memastikan kualitas bangunan yang dihasilkan nantinya benar-benar standar hunian layak.

“Kami tidak hanya memoles bagian luar. Bangunan yang memang sudah tidak layak kami akan bongkar. Fokus kami adalah kesejahteraan. Memberi rasa nyaman dan aman bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu adalah prioritas utama dalam program RTLH ini,” tegas Letkol Czi Wiratama.

Tidak butuh waktu lama setelah pembongkaran, para prajurit ahli konstruksi dari Satgas TMMD langsung bergerak cepat. Di sudut halaman rumah yang sedang dibangun, terlihat para personel dengan cekatan merakit struktur besi tulangan untuk fondasi dan tiang penyangga.

Pekerjaan ini dilakukan dengan standar teknis yang ketat agar rumah yang dibangun memiliki daya tahan jangka panjang. Menariknya, warga desa tidak hanya menjadi penonton. Mereka turun tangan mengaduk semen, mengangkat material, hingga menyiapkan santapan sederhana untuk para prajurit, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.

Membangun Harapan di Botumoito

Bagi masyarakat Desa Hutamonu, kehadiran TMMD ke-128 adalah anugerah. Program RTLH ini menjadi jawaban atas doa-doa warga yang selama bertahun-tahun harus bertahan di bawah atap yang rapuh.

“Melihat bapak-bapak TNI bekerja dengan tulus, bahkan sampai berkeringat merakit besi untuk rumah kami, rasanya sangat terharu. Kami tidak pernah membayangkan rumah kami akan menjadi layak ke depannya,” ujar salah satu warga penerima manfaat.

Hingga berita ini diturunkan, progres pembangunan terus dipacu. Satgas TMMD 128 berkomitmen menyelesaikan seluruh target fisik tepat waktu dengan kualitas terbaik, demi mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang nyata di Bumi Boalemo.(1316).

Pos terkait