Wujud Kemanunggalan TNI Rakyat, Kodim 1003/HSS Bangun Jembatan Pengganti Yang Putus Diterjang Banjir 2025

HULU SUNGAI SELATAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 1003/Hulu Sungai Selatan bersama masyarakat Desa Hulu Banyu Kecamatan Loksado terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda. Pembangunan ini menjadi jawaban atas terputusnya akses vital warga setelah jembatan lama hanyut diterjang banjir besar pada tahun 2025 lalu. Senin (13/4/26)

Personel TNI bersama puluhan warga terlihat melakukan perakitan konstruksi besi untuk pondasi utama di kedua sisi sungai. Tahap ini menjadi penentu kekuatan jembatan sebelum dilanjutkan dengan pengecoran di titik dekat.

Pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik di wilayah pegunungan Meratus seperti Loksado, jembatan adalah urat nadi kehidupan anak anak sekolah dan petani, selama setahun terakhir harus memutar jauh atau mempertaruhkan keselamatan menyeberang dengan menggunakan rakit

Kopka Fahriansyah, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Hulu Banyu yang ada di lapangan, melaporkan “Saat ini kami fokus pada perakitan konstruksi besi untuk pondasi dan siap untuk langkah berikutnya yaitu pengecoran di posisi titik dekat,” jelasnya.

Ia menegaskan pengerjaan dilakukan dengan pola gotong royong penuh.
“Dengan semangat gotong royong bersama masyarakat, kami TNI jajaran Kodim 1003/HSS akan terus kebut pengerjaan dengan harapan jembatan gantung tersebut akan rampung sesuai waktu yang telah ditentukan dan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat dalam melakukan aktivitas menjalankan roda perekonomian khususnya di Desa Hulu Banyu,” tegas Kopka Fahriansyah.

Jembatan Perintis Garuda di Hulu Banyu merupakan bagian dari program infrastruktur percepatan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. Program ini menitikberatkan pada pembangunan konektivitas di daerah terpencil, terisolir, dan pasca bencana sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan ini adalah wujud nyata dari Sishankamrata dan tugas pembinaan teritorial. TNI tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi hadir memecahkan kesulitan rakyat di sekelilingnya.

Jembatan Perintis Garuda Hulu Banyu adalah lebih dari sekadar besi dan beton. Ia adalah jembatan harapan yang menghubungkan anak anak ke sekolah, petani ke pasar. Kodim 1003/HSS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong hingga jembatan ini diresmikan dan dapat digunakan.

@pendim1003

Pos terkait