Gerakan Tanam Pohon Libatkan Pemerintah, TNI-Polri, dan Masyarakat di Aceh Jaya

ACEH JAYA – Upaya pelestarian lingkungan kembali digalakkan melalui kegiatan penanaman pohon di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Teunom, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (11/04/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh LPLHI–KLHI bersama PDI Perjuangan dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia dengan menanam sebanyak 1.500 batang pohon jaloh dan bambu.

Penanaman pohon dilakukan di beberapa titik sepanjang bantaran sungai yang meliputi Desa Krueng Beukah, Desa Bintah, dan Desa Alue Jang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program restorasi vegetasi serta upaya penghijauan guna menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi potensi abrasi di kawasan tersebut.

Acara yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi lingkungan, serta masyarakat setempat. Sekitar 25 peserta hadir mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Desa Krueng Beukah, Kecamatan Pasie Raya.

Beberapa pejabat yang hadir di antaranya Asisten II Setdakab Aceh Jaya Heri Etika, S.T., M.Si., Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Aceh Jaya Efendi, Danramil 06/Teunom Lettu Cba Yudiono, Kapolsek Teunom Iptu Koko Kadafi, serta Ketua LPLHI–KLHI Aceh Nasri Syahputra.

Selain itu, turut hadir Ketua LPLHI–KLHI Aceh Jaya Zulfikri, Ketua DPC PDI Perjuangan Aceh Jaya Yulias Alfa, Danposramil Pasie Raya Serka Zulkifli Tanjung, unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat oleh Tgk. Safarul Habibi. Setelah itu, Ketua LPLHI–KLHI Aceh Jaya Zulfikri menyampaikan laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program penghijauan tersebut.

Dalam sambutannya, Asisten II Setdakab Aceh Jaya Heri Etika menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di wilayah bantaran Sungai Krueng Teunom.

Ia menyebutkan bahwa kegiatan penghijauan seperti ini sangat penting dilakukan sebagai langkah nyata dalam mengurangi dampak kerusakan alam sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan penanaman pohon ini sebagai upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Aceh Jaya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan yang bertujuan menjaga kelestarian alam serta mengurangi potensi kerusakan lingkungan di daerah aliran sungai.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Ketua LPLHI–KLHI Aceh Nasri Syahputra menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Kecamatan Pasie Raya dan Teunom yang memiliki kawasan aliran sungai yang cukup luas.

Ia menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya fokus pada kegiatan penghijauan melalui penanaman pohon sebagai kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam.

“Penanaman pohon ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat vegetasi di kawasan bantaran sungai sehingga mampu mengurangi risiko abrasi serta menjaga keseimbangan lingkungan,” katanya.

Nasri juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan di masa mendatang.

Menurutnya, keberhasilan program penghijauan tidak hanya bergantung pada proses penanaman saja, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian tanaman tersebut.

Ia juga menegaskan pentingnya kesinambungan program penghijauan serta kerja sama antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai Krueng Teunom.

Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa penutup sebagai bentuk harapan agar program penghijauan tersebut dapat memberikan manfaat bagi lingkungan.

Selanjutnya, seluruh peserta secara simbolis melaksanakan penanaman pohon jaloh dan bambu yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman bersama di sepanjang bantaran DAS Krueng Teunom.

Kegiatan penanaman pohon tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan antara aparat pemerintah, organisasi lingkungan, dan masyarakat setempat.

Program penghijauan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, terutama dalam menjaga kestabilan tanah di bantaran sungai serta meningkatkan kualitas ekosistem di wilayah tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan penanaman pohon di sepanjang DAS Krueng Teunom selesai sekitar pukul 12.00 WIB dan berlangsung dengan aman serta lancar. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian alam di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.(0114).

Pos terkait