Aksi Sigap Gerak Cepat Bantu Warga, Kodim 1310/Bitung Beri Pertolongan Korban Bencana Gempa

BITUNG – Getaran kuat mengguncang Kota Bitung dan sekitarnya, termasuk wilayah Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (02/04/2026), pukul 06.48 Wita. Berdasarkan data BMKG, Gempa berkekuatan 7,6 SR, Kedalaman 18 Km, Koordinat 1.21 LU 126.25 BT dan Pusat Gempa berjarak 128 KM Tenggara Bitung – Maluku Utara. Diperkirakan berpotensi Tsunami serta menimbulkan kepanikan warga dan kerusakan bangunan di sejumlah titik.

Dampak gempa hingga saat ini, data sementara menunjukkan, rumah warga serta fasilitas umum mengalami kerusakan salah satunya, 1 unit rumah milik Keluarga Siahy-Kakombohi, di Kel. Manembo-Nembo Kec. Matuari Kota Bitung, mengalami rusak berat akibat tertimpa tanah dan batu pondasi.

Tidak menunggu lama, Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, gerak cepat turun ke lokasi kejadian untuk mengecek langsung situasi dan kondisi rumah yang terdampak gempa bumi. Ia meminta seluruh jajarannya untuk bergerak cepat dalam menangani korban bencana gempa sampai situasi benar-benar aman.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat. Aparat gabungan TNI, Polri, BPBD serta Aparat terkait, dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak,” tegasnya.

Sebanyak 20 personel Kodim 1310/Bitung ditambah 30 Personel YTP 916/BS dan 10 personel Polairud Polda Sulut dipimpin Pasi Ops Kodim 1310/Bitung, Lettu Inf Edyzon Kasenda, langsung melakukan aksi pembersihan dan evakuasi sisa bangunan dilokasi rumah yang tertimpa gempa.

Selain itu, Personel Kodim 1310/Bitung juga dikerahkan ke titik titik bencana lainnya, seperti di lokasi bencana gempa Kauditan tepatnya di Desa Tumaluntung Jaga 5 Kec. Kauditan Kab. Minut, sekitar 10 personel Koramil 1310-05/Kauditan turun ke lapangan melakukan evakuasi sisa bangunan dapur milik Keluarga Michael Pinaria, yang roboh akibat getaran gempa yang begitu kuat. Sedangkan di titik bencana kerusakan Gereja di Kel. Wangurer Barat Kec. Madidir Kota Bitung, Kodim 1310/Bitung mengerahkan personelnya melalui jajaran Koramil 1310-01/Bitung sebanyak 5 anggota membersihkan serpihan plafon Gereja yang jatuh akibat getaran gempa.

Kodim 1310/Bitung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan pasca gempa. Informasi resmi mengenai perkembangan korban dan kerusakan akan terus diperbarui berdasarkan data dari BPBD. Dandim juga menghimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak panik, serta mengikuti instruksi petugas di lapangan, menghindari bangunan retak atau rawan runtuh.
“Segera melapor ke pihak terkait termasuk Babinsa apabila membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

Sampai saat ini Personel Kodim 1310/Bitung besama YTP 916/BS dan Personel Dirpolair Polda Sulut, masih melaksanakan pembersihan di lokasi yang terdampak. Dari pihak Keluarga Luntungan-Manua bersedia membantu perbaikan rumah yang terdampak akibat pondasi rumah mereka yang menimpa rumah korban.
Peristiwa tersebut tidak ditemukan adanya korban jiwa dan hanya mengalami kerusakan bagian dapur.

Hadir di lokasi, Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, SIK, MH., Danramil 1310-01/Bitung, Kapten Inf Markus Tilaar, S.Th., Kapolsek Matuari, Feriyantina Dwi Arahmayani, STrK.MH., Camat Matuari, Ibu. Fonda Onda Orah, S.Sos., Lurah Manbo-Nembo Tengah, Ibu Syul Dotulong, SP., Personel Polres Bitung, Personel Kodim 1310/Bitung. Personel YTP 916/BS dan Personel Dirpolair Polda Sulut.

Pos terkait