Aceh Barat — Pagi di Desa Lueng Jawa seakan bergerak lebih cepat dari biasanya. Denting sekop dan suara adukan semen menjadi irama yang mengiringi langkah Personel Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar bersama masyarakat, Kamis (5/3/2026).
Tak ada waktu yang dibiarkan mengendap. Setelah batako tersusun rapi seperti kepingan harapan yang saling menguatkan, pekerjaan langsung mengalir menuju tahap plasterisasi. Dinding rumah yang sebelumnya terbuka kini perlahan tertutup, layaknya luka lama yang mulai sembuh oleh kepedulian bersama.
Gotong royong menjadi bahan utama pembangunan ini. Sebagian Personel fokus memastikan susunan batako presisi dan kokoh, sementara lainnya meracik adukan semen agar dinding segera dipoles. Kerja dilakukan seperti roda yang terus berputar, saling melengkapi tanpa saling menunggu.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., menegaskan bahwa percepatan pekerjaan merupakan strategi agar sasaran fisik selesai tepat waktu.
“Kita bekerja dalam satu alur. Begitu batako selesai, langsung masuk plasterisasi supaya progres berjalan cepat namun kualitas tetap terjaga,” ujarnya.
Menurutnya, program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan jembatan kepedulian antara TNI dan masyarakat. Rumah yang dibangun bukan hanya tempat berteduh, tetapi simbol hadirnya negara di tengah rakyat.
Kini, perubahan mulai terlihat nyata. Dinding berdiri semakin kuat, dan harapan penerima manfaat pun ikut tumbuh. Rehab RTLH di Desa Lueng Jawa menjadi bukti bahwa kerja bersama mampu mengubah keterbatasan menjadi masa depan yang lebih layak.(0105).






