Sinergi TNI dan Umat, Babinsa Amankan Perayaan Rabu Abu di Gereja Katolik SoE

Timor Tengah Selatan – Wujud kepedulian aparat kewilayahan terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat kembali ditunjukkan Babinsa. Babinsa Koramil 1621-01/Kota SoE, Koptu Vincensius Tateni, melaksanakan pengamanan Ibadah Rabu Abu yang berlangsung di Gereja St. Maria Mater Dolorosa SoE, Jalan Tompelo No. 9, Kampung Baru, SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan pengamanan dilakukan sebagai bentuk tugas dan tanggung jawab aparat teritorial dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya saat pelaksanaan kegiatan keagamaan. Kehadiran Babinsa di tengah umat bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Katolik yang mengikuti rangkaian Ibadah Rabu Abu sebagai awal masa Prapaskah.

Ibadah yang dipimpin oleh Pastor Paroki RD Aloysius Lake. Pr, tersebut diikuti ratusan umat Katolik dari wilayah Kota SoE dan sekitarnya. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan.

Selain melaksanakan pengamanan, Koptu Vincensius Tateni juga melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi gereja guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta membantu kelancaran arus keluar masuk Umat.
Terpisah, Danramil 1621-01/Kota SoE Kapten Inf Gunawan Budi Haryanto mengungkapkan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial serta bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan kekeluargaan, menjaga toleransi antarumat beragama, serta menciptakan suasana wilayah yang kondusif.

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan, termasuk kegiatan keagamaan, guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi wilayah terpantau aman dan terkendali. Umat yang hadir dapat melaksanakan ibadah dengan tenang tanpa adanya gangguan keamanan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara aparat TNI dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta stabilitas keamanan dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Timor Tengah Selatan.(Pen1621)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *