Kapok Sahli Kodam XII/Tpr Tutup TMMD Imbangan ke-125 Kodim 1203/Ktp Tahun 2025

Ketapang — Kapoksahli Pangdam XII/Tpr, Brigjen TNI Nursamsyudin, memimpin upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan Ke-125 yang dilaksanakan Kodim 1203/Ketapang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sidahari, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalbar, Kamis (21/08/2025).

Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Nursamsyudin hadir sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam XII/Tanjungpura.

Dalam amanatnya, Pangdam XII/Tanjungpura menyampaikan bahwa TMMD merupakan bagian dari program Bakti TNI yang dilaksanakan dengan pendekatan terpadu, melibatkan masyarakat, instansi terkait, dan lembaga pemerintahan.

Bacaan Lainnya

Pangdam XII/Tpr mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama membangun daerah guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan di bidang teknologi, ekonomi, dan sosial budaya. “Selaku Panglima Kodam XII/Tpr beserta seluruh jajaran, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah, instansi terkait, personel yang tergabung dalam Satgas TMMD, serta seluruh komponen bangsa yang telah berpartisipasi aktif mendukung terlaksananya TMMD Ke-125 TA 2025 dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan,” ucapnya.

Program ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga aspek nonfisik dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan nasional.

TMMD Ke-125 di Desa Sidahari berhasil merampungkan seluruh target pekerjaan fisik, di antaranya rabat beton sepanjang 300 meter, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) ukuran 6×4 meter, rehabilitasi RTLH ukuran 5×6 meter, pembangunan sumur bor 1 unit, pemasangan PJU 5 unit, serta penghijauan.

Brigjen TNI Nursamsyudin mengapresiasi kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat yang membuat seluruh program selesai tepat waktu. “TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi untuk kebangkitan desa, peningkatan taraf hidup, dan penguatan ketahanan wilayah,” katanya.

Pada kesempatan itu, digelar pula sejumlah kegiatan sosial seperti layanan pengobatan gratis, pemberian paket sembako, serta gerakan pasar murah (GPM).

Kapoksahli mengingatkan agar seluruh hasil pembangunan TMMD dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. “Apa yang telah dibangun hari ini adalah warisan untuk masa depan desa. Mari kita jaga dan pelihara bersama,” tuturnya.(1203).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *