Akses Sulit Hambat Pemadaman Karhutla di Lahan PT WTI Bengalon, 100 Hektare Terbakar

Akses Sulit Hambat Pemadaman Karhutla di Lahan PT WTI Bengalon, 100 Hektare Terbakar

KUTAI TIMUR – Kebakaran yang melanda lahan PT Wahau Tutung Infesindo (WTI) dekat perkebunan PT KIN di Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, membuat personel gabungan diturunkan untuk memadamkan api, namun sampai Jumat (06/11/2026) api masih belum padam karena lokasi sulit dijangkau kendaraan.

Menurut catatan lapangan, titik kebakaran muncul sekitar pukul 09.00 WITA di RT 05 Desa Sepaso Timur pada koordinat 0.72551, 117.6478616, dan luasan area yang terkena dampak diperkirakan mencapai 100 hektare.

Penanganan kebakaran melibatkan Koramil 0909-06/Bengalon, Polres, Yonif TP, Pemadam Kebakaran Kabupaten, Masyarakat Peduli Api (MPA) tingkat kecamatan dan desa, warga, karyawan PT KIN dan PT WTI, serta Manggala Agni.

Secara terperinci, kekuatan personel yang dikerahkan terdiri dari 2 Babinsa, 4 personel Polres, 20 personel Yonif TP, 8 petugas pemadam kebakaran, 4 personel MPA Kecamatan, 5 personel MPA Desa, 10 warga, 15 karyawan PT KIN, 10 karyawan PT WTI, dan 8 personel Manggala Agni.

Peralatan yang dimobilisasi untuk mendukung upaya pemadaman antara lain satu unit mobil pemadam Yonif TP, dua unit mobil water supply PT KIN, tiga unit alkon milik PT KIN, tiga unit alkon PT WTI, serta masing-masing satu unit excavator dari PT KIN dan PT WTI.

Sulitnya akses bagi kendaraan pengangkut air menjadi kendala utama. Untuk mengatasinya, kedua excavator dibawa ke lokasi guna membuka jalan sehingga mobil penyuplai air bisa mendekat, dan juga dipakai untuk membuat sekat agar api tidak menyebar ke kawasan lain.

Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi melakukan pemadaman dan pengendalian api. Koramil 0909-06/Bengalon menegaskan Kodim 0909/KTM tetap mendukung upaya penanggulangan karhutla bersama instansi terkait dan perusahaan untuk mencegah kebakaran semakin meluas serta meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat; hingga laporan terakhir, upaya pemadaman masih berlangsung.(0909)

Pos terkait