Tapin – Tim Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) melakukan penyuluhan mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kantor Desa Pandahan, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin pada Jumat (06/11), dihadiri warga, aparat desa, relawan, serta unsur TNI setempat.
Hadir dalam kegiatan Tim Pasis Seskoad antara lain Mayor Inf Afrida Cahya Satriaji, S.T. Han., Mayor Inf Dwi Agung Priambudi, S.T.Han., Mayor Arh Nugroho Budi Prasetyo, S.A.P., Mayor Cpl Proboseto Nanda Arito, S.S.T.Han., M.Si., Mayor CPM Wijoyono Kusuma, S.H., Mayor Inf Barcel Fainnaka, S.T.Han., dan Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.I.K. Kegiatan tersebut juga didampingi Danramil 1010-02/Tambaruntung, Kepala Desa Pandahan, Babinsa Koramil 1010-02/Tambaruntung, seluruh aparat Desa Pandahan, relawan BKP Desa Pandahan, serta warga masyarakat Desa Pandahan.
Mayor Arh Nugroho Budi Prasetyo, S.A.P. menyatakan bahwa kehadiran tim ini adalah bagian dari kelanjutan sosialisasi yang telah dilakukan dan bertujuan menampung serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan relawan di lapangan. “Kami datang ke sini bukan hanya untuk menyampaikan materi, tetapi juga untuk mendengarkan apa yang sekaligus dirasakan oleh Bapak Ibu sekalian di lapangan. Salah satu hal yang paling sering disampaikan oleh para relawan adalah perlunya jaminan keselamatan dan kesehatan yang lebih baik saat mereka bertugas memadamkan api,” ujarnya.
Ia menilai komunikasi dua arah penting agar rencana pencegahan sesuai kebutuhan lapangan dan dapat dijalankan bersama-sama. “Langkah pencegahan yang paling efektif justru dimulai dari kita sendiri, dari kesadaran di lingkungan masing-masing. Mari kita saling mengingatkan dan bekerja sama menjaga wilayah kita tetap aman dari ancaman kebakaran,” tambahnya.
Materi utama disampaikan Mayor Cpl Proboseto Nanda Arito, S.S.T.Han., M.Si., yang menguraikan potensi Karhutla, faktor penyebab, praktik pencegahan sehari-hari, serta tindakan awal yang aman ketika masyarakat menemukan tanda-tanda kebakaran. “Kebakaran hutan dan lahan sering kali bermula dari hal kecil yang terabaikan, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di lahan terbuka saat cuaca sedang sangat panas,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan peran kritis masyarakat dalam pencegahan dengan tidak membakar lahan secara sembarangan dan segera melapor bila melihat asap atau api. “Semoga pengetahuan yang dibagikan hari ini dapat bermanfaat dan menjadi bekal bagi kita semua untuk lebih waspada dan sigap menjaga lingkungan tempat kita tinggal,” pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan muncul kesadaran dan kepedulian yang lebih kuat antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat terkait untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla di Desa Pandahan serta memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, kelestarian lingkungan, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Tapin.(1010).






