
LUWU TIMUR – Pembangunan Jembatan Beton Cendana yang merupakan bagian dari program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo di Desa Cendana memberikan harapan baru bagi warga sekitar. Dengan dimensi 6 x 4 meter, jembatan ini akan menyelesaikan masalah penyeberangan sungai yang mengganggu akses, yang dilaporkan pada Minggu (1/11/2026).
Jembatan ini menjadi salah satu proyek utama dalam TMMD yang menghubungkan Desa Cendana dengan wilayah-wilayah yang berdekatan. Kehadirannya tentulah sangat signifikan dalam mendukung mobilitas masyarakat, khususnya untuk aktivitas pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya.
Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-130 memutuskan untuk melakukan inspeksi di lokasi pembangunan jembatan. Inspeksi tersebut dipimpin oleh Kolonel Inf Marthen Pasundan sebagai Ketua Tim Wasev.
Pada saat peninjauan, tim mengevaluasi detail dari pondasi hingga kualitas beton yang digunakan. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa semuanya berada dalam kondisi baik dan memenuhi spesifikasi yang diperlukan, memberikan kepuasan atas hasil kerja pembangunan.






