
PAMEKASAN – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bukan sekadar upaya membangun infrastruktur, melainkan juga sebuah strategi untuk meratakan pembangunan hingga ke pelosok desa. Hal ini terlihat pada pelaksanaan TMMD ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 0826/Pamekasan, yang berfokus di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
Desa Jarin terpilih sebagai lokasi proyek ini didasari oleh hasil penilaian yang dilakukan Kodim 0826 dan Pemkab Pamekasan. Penelitian menunjukkan bahwa desa ini masih berhadapan dengan berbagai tantangan, termasuk infrastruktur jalan yang kurang memadai dan rumah-rumah warga yang tidak layak, serta masalah akses air bersih.
Sebelumnya, jalan penghubung antara tiga dusun, yaitu Dusun Morsoksok, Dusun Barat, dan Dusun Kotalon, hanya berupa tanah bercampur batu. Di musim hujan, jalan tersebut sulit untuk dilalui, yang menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari mereka, termasuk dalam aktivitas pertanian.
Kapten Chb Aman Karyoko dari Kodim 0826/Pamekasan menjelaskan bahwa penetapan lokasi TMMD dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan tingkat keterbelakangan pembangunan. Dengan melaksanakan TMMD, harapannya adalah untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mempercepat kemajuan desa.






