Barito Kuala – Di tengah tantangan musim kemarau yang masih melanda Kabupaten Barito Kuala, jajaran Kodim 1005/Barito Kuala kembali menunjukkan kehadirannya di garis depan ketika terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana pada Minggu (25/10).
Segera setelah menerima laporan, Kodim mengerahkan kekuatan gabungan yang terdiri atas Babinsa, Tim Damkar Kodim, Anggota Yonif TP, relawan, serta warga setempat untuk turun ke lokasi dan bekerja bahu‑membahu mengendalikan api agar tidak menjalar lebih luas ke kawasan sekitarnya.
Berdasarkan laporan lapangan, kebakaran melanda semak belukar seluas sekitar empat hektare; meskipun api berhasil dipadamkan, operasi ini tidaklah mudah karena tim harus berhadapan dengan kondisi lahan gambut yang rentan kembali memunculkan titik panas serta angin kencang yang sempat mempercepat penyebaran api, sehingga para personel harus bekerja ekstra keras, bergerak cepat, dan tetap menjaga kewaspadaan tinggi selama bertugas.
Pasi Ops Kodim 1005/Barito Kuala Kapten Inf Sugianto menyatakan bahwa keberhasilan menguasai api merupakan buah dari respons cepat serta semangat kebersamaan seluruh elemen yang turun ke lapangan, “Kami mengerahkan Babinsa dan tim damkar segera setelah informasi masuk, karena kami paham betapa berbahayanya api di lahan gambut ini; angin kencang bisa membuatnya menyebar dalam sekejap, itulah sebabnya kami mengandalkan sinergi antara TNI, relawan, dan warga untuk membatasi jangkauan api sejak awal,” ujar Kapten Inf Sugianto.
ia menekankan bahwa tugas utama tim bukan hanya menyemprot air, melainkan membuat pengamanan lokasi, mencari titik‑titik panas, serta memastikan jalur akses petugas tetap aman agar tidak ada korban di antara personel maupun masyarakat.
Lebih lanjut Kapten Inf Sugianto menambahkan bahwa meskipun api sudah berhasil dikuasai, tim tidak langsung meninggalkan lokasi melainkan melanjutkan pendinginan dan pemantauan intensif, “Kami tidak boleh lengah begitu api terlihat padam; lahan gambut bisa menyimpan panas di bawah permukaan dan kembali berkobar, itulah sebabnya kami terus melakukan pengecekan serta mengimbau warga agar tidak membakar sampah maupun lahan di kondisi cuaca seperti ini dan segera melapor bila melihat asap,” tegasnya.
Saat ini tim gabungan masih melaksanakan patroli pasca‑kebakaran, mendinginkan sisa titik panas, serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait guna memastikan kondisi lokasi semakin aman. Kodim 1005/Barito Kuala juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla, meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing‑masing, dan mendukung tugas aparat dalam menjaga keselamatan serta kelestarian wilayah Barito Kuala.
Kodim 1005/Barito Kuala – Tim Gabungan Berjuang Kuasai Karhutla di Desa Puntik Dalam






