Pengabdian Prajurit TMMD 130 Melalui Interaksi Hangat dengan Masyarakat

Pengabdian Prajurit TMMD 130 Melalui Interaksi Hangat dengan Masyarakat

LUWU TIMUR – Bentuk pengabdian tidak selalu terlihat secara langsung dalam pembangunan yang dilakukan. Di balik program TMMD ke-130 dari Kodim 1403/Palopo, terdapat cerita tentang prajurit yang meninggalkan kenyamanan pribadi untuk berinteraksi dan berbaur dengan masyarakat.

Dalam pelaksanaan di Desa Parumpanai dan Cendana, Kecamatan Wasuponda dan Burau, para prajurit menjalani aktivitas sehari-hari dengan akomodasi yang sangat sederhana. Tempat tidur yang nyaman digantikan dengan tikar tipis dan matras, serta berbagai fasilitas milik warga yang tersedia.

Kondisi ini mungkin dianggap tidak nyaman oleh sebagian orang, tetapi bagi personel Satgas, hidup dalam kesederhanaan ini menjadi pengalaman yang mendekatkan mereka dengan masyarakat. Setelah melalui hari yang panjang menyelesaikan proyek fisik TMMD, mereka tidak menuntut banyak hal saat beristirahat.

Bacaan Lainnya

Dansatgas, Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., memaparkan bahwa sikap sederhana selama bertugas di TMMD memiliki makna yang mendalam bagi para prajurit.

Pos terkait