
TABANAN – Pada Minggu (18/10/2026), Danramil 1619-01/Tabanan Mayor Inf (Har) I Nengah Sudiana menghadiri rapat koordinasi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan dan pihak terkait. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Tabanan, dan menjadi forum untuk membahas penanganan antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU akibat masalah distribusi BBM yang mengganggu.
Rapat juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan, Sekertaris Daerah, dan Wakapolres, ditambah perwakilan pengelola SPBU. Dalam pertemuan ini, Sekda melaporkan bahwa antrean yang mengkhawatirkan tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Langkah penerapan sistem ganjil-genap gencar dilakukan sesuai dengan arahan dari Gubernur.
Wakapolres menyampaikan analisa terkait kondisi antrean yang sempat memadati SPBU di Pesiapan, Sanggulan, dan kawasan Jalan Ir. Soekarno. Kepolisian mengidentifikasi permasalahan ini berkaitan dengan pengurangan alokasi serta keterlambatan dalam distribusi BBM yang ada di Bali. Pengelola SPBU menjelaskan bahwa mereka juga terus berupaya melakukan koordinasi yang aktif dengan TNI-Polri terkait ketersediaan bahan bakar.
Di dalam acara tersebut, Danramil Sudiana menegaskan pentingnya pemantauan yang dilakukan TNI di lapangan. “Kami melakukan patroli dan komunikasi terus-menerus dengan Forkopimcam untuk melayani masyarakat dan menjaga ketertiban. Anggota TNI selalu siap membantu jika ada yang memerlukan,” tuturnya. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi langkah strategis untuk menangani masalah pasokan BBM di Tabanan.






