ACEH JAYA – Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjadi pokok pembahasan dalam rapat koordinasi BBM bersubsidi Kabupaten Aceh Jaya. Pertemuan yang dihadiri sekitar 50 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pengelola depo dan SPBU tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah lantai III Kantor Bupati Aceh Jaya, Jumat (16/10/2026).
Bupati Aceh Jaya Safwandi, S.Sos., M.P., hadir bersama Ketua DPRK Aceh Jaya, Sekretaris Daerah, Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Ronaldo, S.I.K., M.Si., serta Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Jaya Badri Wasil, S.Pd., S.H., M.H. Dari unsur TNI, Dandim 0114/Aceh Jaya diwakili Danramil 04/Krueng Sabee Kapten Inf Ahmad Asyhur A.
Rapat tersebut juga dihadiri Direktur Utama Depo Meulaboh, para kepala SPBU di Aceh Jaya, para camat, kepala dinas terkait, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran berbagai pihak ini mempertemukan unsur yang berkaitan langsung dengan pengelolaan dan distribusi BBM bersubsidi di wilayah kabupaten.
Pembahasan difokuskan pada persoalan antrean BBM bersubsidi yang terjadi di Aceh Jaya. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk membicarakan kondisi pelayanan di SPBU dan menyamakan pemahaman di antara instansi pemerintah serta pihak pengelola pasokan BBM.
Setelah sambutan Bupati Aceh Jaya dan perwakilan Depo Meulaboh, peserta mengikuti pembahasan mengenai antrean BBM bersubsidi. Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kesimpulan sebagai bagian dari rangkaian koordinasi.
Bagi masyarakat, kelancaran distribusi BBM bersubsidi berkaitan erat dengan aktivitas sehari-hari, mulai dari transportasi hingga kegiatan ekonomi. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat terkait, dan pengelola SPBU menjadi penting untuk membahas persoalan yang memengaruhi pelayanan kepada pengguna BBM.
Kapten Inf Ahmad Asyhur A. mengikuti kegiatan tersebut sebagai perwakilan Kodim 0114/Aceh Jaya. Kehadiran unsur TNI dalam rapat menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor terkait persoalan distribusi kebutuhan energi di wilayah.
Rapat dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 10.50 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, dengan pembahasan yang berfokus pada persoalan antrean BBM bersubsidi di Kabupaten Aceh Jaya.(0114).






