ACEH BARAT DAYA – Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) menjalankan pembangunan 18 jembatan beton di sejumlah desa di Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh, untuk mempermudah akses masyarakat dalam menunjang pertanian dan mobilitas antarwilayah.
Pembangunan tersebar di wilayah Kecamatan Susoh, Blangpidie, Setia, Jeumpa, Babahrot, Manggeng, dan Lembah Sabil.
Di Kecamatan Susoh, titik-titik pembangunan berada di Desa Ujung Padang, Padang Panjang, Geulima Jaya, serta Padang Baru. Sedangkan di Kecamatan Blangpidie pekerjaan dilaksanakan di Desa Cot Jeurat dan Desa Panton.
Untuk Kecamatan Setia, jembatan dibangun di Desa Lhang, Rambong, Alue Dama pada tiga titik, dan Tangan-tangan Cut pada dua titik.
Pembangunan di Kecamatan Jeumpa dilaksanakan pada Desa Iku Lhung dan Alue Rambot, sementara di Kecamatan Babahrot berada di Desa Lhok Gayo.
Kecamatan Manggeng menjadi lokasi pembangunan di Desa Pantai Cermin, dan Kecamatan Lembah Sabil melaksanakan pembangunan di Desa Meurandeh.
Pengerjaan 18 jembatan beton ini dilakukan oleh prajurit TNI yang melibatkan warga setempat dengan kegiatan gotong royong untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pekerjaan infrastruktur.
Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P., melalui Pasiter Kapten Inf Faryanda menyatakan bahwa pembangunan jembatan telah berjalan selama sepekan terakhir dan progresnya terus meningkat.
“Pembangunan jembatan ini sudah berlangsung sejak sepekan lalu. Saat ini, progres pengerjaannya terus berjalan secara signifikan,” kata Kapten Inf Faryanda.
Kapten Inf Faryanda menjelaskan tujuan pembangunan adalah untuk meningkatkan akses antardesa, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di sektor pertanian agar lebih mudah menjangkau lahan dan mengangkut hasil pertanian.
Keberadaan jembatan diharapkan memperlancar mobilitas warga serta mendukung kegiatan ekonomi sehari-hari, sedangkan keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan memperkuat kebersamaan antara prajurit TNI dan warga.
Melalui pembangunan 18 jembatan beton tersebut, Kodim 0110/Abdya berharap akses masyarakat di berbagai desa semakin baik sehingga aktivitas pertanian, distribusi hasil usaha, dan mobilitas warga dapat berlangsung lebih lancar.(Pr012)






