TAPIN – Petugas gabungan di Kabupaten Tapin mengintensifkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli yang dilaksanakan di Desa Tatakan oleh Babinsa Koramil 1010-03/Tapin Selatan, Bhabinkamtibmas Polsek Tapin Selatan, staf Kecamatan Tapin Selatan, dan relawan Damkar pada Senin (12/10).
Kegiatan tersebut menyasar warga dengan pesan agar tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara membakar demi menjaga lingkungan.
Babinsa Koramil 1010-03/Tapin Selatan, Serma Mariyoto, mengimbau warga agar lebih peduli terhadap potensi kebakaran serta ikut menjaga keamanan lingkungan dari ancaman karhutla.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berisiko memicu kebakaran yang meluas, asap yang ditimbulkan juga dapat mengganggu kesehatan dan merusak lingkungan. Mari kita jaga lingkungan bersama dengan mengutamakan pencegahan,” ujar Serma Mariyoto saat menyampaikan imbauan kepada warga.
Ia juga meminta agar masyarakat segera melapor kepada aparat setempat apabila melihat kepulan asap atau menemukan indikasi kebakaran di sekitar permukiman maupun lahan terbuka sehingga dapat segera ditangani.
“Kegiatan ini bukan sekadar patroli, tetapi juga untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Danramil 1010-03/Tapin Selatan, Kapten Inf Asep, menyatakan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan relawan penting untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Melalui sinergi seluruh pihak, kami berharap potensi karhutla dapat diminimalkan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan segera melaporkan apabila ditemukan tanda-tanda kebakaran,” ungkapnya.
Petugas melaporkan tidak ditemukannya titik api atau indikasi kebakaran selama pemeriksaan di Desa Tatakan, dan masyarakat menerima imbauan yang diberikan.
Melalui patroli dan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat sehingga lingkungan tetap terjaga dan risiko kebakaran dapat dicegah sejak dini.(1010).






