TAPIN – Rangkaian sosialisasi rekrutmen prajurit TNI AD dilaksanakan di aula SMKN 1 Tapin Selatan untuk memberi wawasan kepada pelajar tentang peluang menjadi anggota TNI AD, Kamis (24/9).
Kegiatan itu masuk dalam kampanye kreatif rekrutmen prajurit TNI AD yang digelar oleh Kodim 1010/Tapin.
Sekitar 185 siswa-siswi SMKN 1 Tapin Selatan tercatat mengikuti materi yang disampaikan dalam acara tersebut.
Hadir pula kepala sekolah dan para guru yang mendampingi para siswa-siswi SMKN 1 Tapin Selatan selama sosialisasi.
Pasipers Kodim 1010/Tapin Kapten Inf Heri menyatakan tujuan sosialisasi untuk membuka akses informasi bagi generasi muda mengenai proses penerimaan prajurit.
Ia menambahkan bahwa informasi benar diperlukan agar pelajar dapat menata persiapan jauh hari sebelum seleksi dimulai.
“Melalui kegiatan ini kami memberikan gambaran kepada para siswa tentang proses dan persyaratan rekrutmen prajurit TNI AD. Bagi yang memiliki minat, persiapan dapat dilakukan sejak sekarang, baik dari sisi kesehatan, fisik, maupun kesiapan mental,” ujarnya.
Kapten Inf Heri juga memperingatkan agar siswa tidak tergiur janji-janji palsu soal kelulusan.
“Seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan dan tahapan yang berlaku. Karena itu, para siswa jangan mudah percaya dengan pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat saat penyampaian materi berjalan dan siswa aktif menyimak informasi.
Adit, salah seorang siswa SMKN 1 Tapin Selatan, mengungkapkan ketertarikan mengikuti seleksi prajurit TNI AD usai menerima penjelasan.
“Saya tertarik untuk menjadi prajurit TNI karena ingin mengabdi dan membanggakan orang tua. Setelah mendapat penjelasan tadi, saya jadi lebih tahu apa saja yang harus dipersiapkan,” ungkap Adit.
Ia menyatakan akan meningkatkan kebugaran dan terus mengikuti informasi resmi terkait penerimaan prajurit TNI AD. (1010).






