Kebakaran hutan dan lahan yang mengancam Kampung Yendoker akhirnya berhasil diatasi berkat kesiapsiagaan personel Yonif TP 859/RBK dan tim BPBD Kabupaten Supiori pada Kamis (17/09/2026). Kerja sama ini dilakukan sebagai langkah darurat dalam menjaga ekosistem hutan di wilayah Supiori Timur.
Para petugas di lokasi berjibaku dengan asap tebal saat melakukan penyiraman menggunakan Jet Shooter dan membuat parit pembatas. Teknik pemadaman manual tetap menjadi andalan tim untuk memastikan api benar-benar padam hingga ke akar-akarnya.
Serda Arnold Pattiasina menyatakan bahwa fokus utama tim adalah memutus rantai api dan menjamin keselamatan area di sekitar kebakaran. Pihak keamanan juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
Keberhasilan operasi ini menunjukkan kuatnya koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam. Upaya pendinginan terus dilakukan selama beberapa jam setelah api padam guna mengantisipasi munculnya titik panas baru di area tersebut.






