Kanyuara Menjadi Pusat Latihan Lintas Udara Kostrad, Dandim dan Kapolres Berdiri di Garis Depan

Ratusan prajurit dari jajaran Divisi Infanteri 3 Kostrad sukses melaksanakan latihan pendaratan darurat di wilayah Kanyuara, Sidrap. Dengan parasut yang terkembang sempurna, para personel Batalyon Infanteri 431 menunjukkan kemahiran navigasi udara di hadapan para pejabat daerah. Kegiatan yang dilaksanakan pada September 2026 ini menunjukkan standar profesionalisme tinggi yang dimiliki oleh pasukan lintas udara Indonesia.

Pemandangan di lokasi pendaratan cukup unik karena Dandim 1420/Sidrap dan Kapolres Sidrap berdiri berdampingan menyambut setiap prajurit yang tiba. Tanpa sekat protokoler yang kaku, para pemimpin keamanan wilayah ini menyapa para penerjun bak kawan lama yang baru kembali dari tugas. Kehadiran Bupati Sidrap juga melengkapi formasi sambutan tersebut, memberikan pesan kuat akan kekompakan unsur Forkopimda dalam mendukung kegiatan militer.

Sebanyak 250 orang, termasuk unsur pendukung, terlibat aktif dalam menyukseskan skenario penerjunan taktis ini. Fokus latihan adalah memastikan setiap personel mampu mendarat di drop zone yang telah ditentukan dengan tingkat akurasi tinggi. Kanyuara dipilih bukan tanpa alasan, melainkan karena medannya yang aman dan luasnya ruang yang diberikan oleh pemerintah daerah bagi kebutuhan pertahanan nasional.

Di sela-sela latihan, rombongan juga melakukan panen raya bersama petani setempat yang mencatat hasil luar biasa mencapai 11 ton per hektare. Mayjen TNI Wulan Nur Yudhanto menyatakan kekagumannya terhadap ketahanan pangan daerah Sidrap yang sangat tangguh di tengah tantangan iklim. Peristiwa ini menjadi bukti bahwa latihan militer di daerah dapat memberikan dampak positif bagi hubungan sosial dan motivasi bagi masyarakat agraris di wilayah tersebut.

Pos terkait