Kodim 1614/Dompu melalui Pasi Ter Letda Inf. Abubakar, S.H. mengajak mahasiswa baru untuk menjadi garda terdepan dalam melawan peredaran narkoba dan berita hoaks. Ajakan ini disampaikan dalam acara penyuluhan bela negara yang digelar di Kampus STKIP YAPIS Dompu. Letda Abubakar menegaskan bahwa tantangan di era digital saat ini jauh lebih kompleks bagi generasi milenial dan Gen Z.
Mahasiswa diminta untuk memanfaatkan teknologi informasi guna memberikan manfaat positif bagi masyarakat luas. Penggunaan gawai dan media sosial harus diarahkan pada hal-hal produktif yang mendukung prestasi akademik maupun kreativitas. Ia memperingatkan agar kemajuan teknologi tidak sampai menghilangkan identitas asli sebagai bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi etika dan sopan santun.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa kecintaan pada tanah air dapat dibuktikan dengan menolak segala bentuk provokasi yang memecah belah bangsa. Menjadi mahasiswa yang toleran dan bertanggung jawab adalah kunci untuk menghadapi persaingan global di masa depan. Integritas moral harus selalu dijaga agar tidak terpengaruh oleh tren negatif yang merusak tatanan sosial.
Penyuluhan yang berlangsung singkat namun padat ini mendapatkan respon positif dari civitas akademika. Sebelum meninggalkan lokasi, Letda Inf. Abubakar menerima piagam penghargaan dari pimpinan STKIP YAPIS Dompu sebagai tanda terima kasih. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari orientasi mahasiswa untuk mengenalkan mereka pada tugas dan fungsi warga negara.






