Semangat gotong royong mewarnai suasana pembangunan senderan di sisi utara Pura Prajepati, Desa Adat Tihingan pada Selasa (08/09/26). Personel TNI bersama warga setempat bahu-membahu memasang batu pondasi sebagai landasan utama struktur pelindung pura tersebut.
Berdasarkan keterangan Dandim 1610/Klungkung, Letkol Kav Sidik Pramono, pengerjaan di bagian barat dan timur telah mencapai tahap penyelesaian pasca pengecoran. Kini, perhatian penuh dialihkan pada pembangunan dinding penahan tanah setinggi 7 meter guna memperkuat area suci tersebut.
Selain fokus di Tihingan, manajemen alat berat juga diatur sedemikian rupa dengan memindahkannya ke Pura Prajepati Desa Adat Penasan. Proses pengerukan di lokasi baru tersebut diharapkan bisa segera rampung agar pemasangan pondasi berikutnya dapat segera dimulai.
Pihak Kodim berkomitmen untuk menuntaskan 10 sasaran fisik yang telah dipetakan dalam rencana kerja. Sinergi yang kuat antara seluruh elemen masyarakat dan militer diharapkan mampu menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan umat.






