Bertempat di Perumahan Wengga Metropolitan, Kotawaringin Timur, kegiatan komunikasi sosial dilakukan oleh Pasis Dikreg LVI Sesko TNI sebagai bagian dari program pengabdian. Dandim 1015/Sampit melalui Danramil Baamang memastikan pendampingan maksimal agar pesan mengenai pencegahan Karhutla tersampaikan dengan baik kepada seluruh lapisan warga.
Dialog yang dibangun bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif mengenai bahaya laten kebakaran hutan di wilayah Kalimantan Tengah. Para perwira berdiskusi mengenai langkah-langkah mitigasi yang bisa dilakukan secara mandiri oleh warga, seperti pengawasan lahan kosong dan pelaporan dini terhadap munculnya asap.
Kolonel Inf Abdul Hamid mengingatkan bahwa kepedulian setiap individu adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya bencana kebakaran lahan yang lebih besar. Ia menegaskan bahwa tanpa keterlibatan aktif dari masyarakat, upaya pemadaman yang dilakukan petugas di lapangan akan selalu menemui tantangan yang jauh lebih berat.
Respon warga sangat antusias dengan adanya kunjungan ini karena mereka mendapatkan pengetahuan teknis mengenai prosedur penanganan awal Karhutla. Warga merasa lebih siap dan waspada dalam menjaga lingkungan sekitar, terutama saat memasuki musim kemarau yang rentan terhadap kekeringan lahan.






