Komandan Kodim 1018/Gms menerima audiensi dari Pasis Dikreg Sesko TNI 56 guna membahas langkah-langkah preventif penanganan kebakaran hutan di Kabupaten Gunung Mas. Pertemuan yang digelar pada Kamis pagi tersebut menitikberatkan pada pentingnya penyuluhan terpadu kepada khalayak umum.
Selain berdiskusi di kantor, rombongan juga bergerak menuju area terdampak kebakaran untuk melihat situasi aktual di lapangan. Peninjauan ini dimaksudkan untuk mengevaluasi prosedur pemadaman yang tengah berlangsung agar hasilnya lebih optimal dan efisien.
Kerja sama antara TNI, Polri, dan BPBD terlihat sangat solid dalam menghadapi titik api yang muncul di beberapa titik wilayah Gumas. Dandim menegaskan bahwa keterlibatan personel di lapangan harus didukung oleh kesadaran masyarakat untuk tidak memicu percikan api di lahan kering.
Dampak buruk dari kebakaran hutan menjadi perhatian serius bagi seluruh personel yang bertugas di lokasi. Oleh karena itu, edukasi mengenai larangan membakar hutan terus digalakkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perlindungan lingkungan di Kalimantan Tengah.






