TAPIN – Komandan Kodim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra mengangkat isu keselamatan berkendara serta kesehatan keluarga dalam Jam Komandan yang digelar di Aula Parikesit Makodim 1010/Tapin, Senin (31/8).
Perwira Staf, Danramil jajaran dan seluruh anggota Kodim 1010/Tapin mengikuti kegiatan tersebut sebagai momen penyampaian arahan langsung dari pimpinan.
Dandim meminta penerapan 5 Pilar Keselamatan Berkendara karena tingginya mobilitas prajurit saat mendukung tugas-tugas satuan.
“Jangan karena terburu-buru kemudian keselamatan diabaikan. Pastikan kondisi pengendara siap, kendaraan layak digunakan dan seluruh aturan lalu lintas dipatuhi. Kita ingin setiap anggota berangkat dan kembali dalam keadaan selamat,” tegas Letkol Inf Dimas Yamma Putra.
Ia menekankan bahwa pemahaman tentang keselamatan harus berubah menjadi kebiasaan yang diterapkan setiap hari.
Upaya pencegahan yang disebut antara lain penggunaan alat pelindung, mempertahankan konsentrasi, pengaturan kecepatan, serta pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
Dandim juga memperingatkan tentang dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terhadap kesehatan personel dan keluarga.
Dandim meminta seluruh prajurit tidak mengabaikan kondisi kesehatan akibat kualitas udara yang menurun. Menurutnya, menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab masing-masing individu, tetapi juga bagian dari upaya melindungi keluarga.
Personel diminta mengurangi aktivitas luar ruangan yang tidak perlu dan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar, terutama bila kualitas udara buruk.
Perhatian khusus juga ditujukan kepada anak-anak dan anggota keluarga yang rentan sehingga langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan lingkungan rumah dan memastikan sirkulasi udara harus dilakukan.
“Kalau kita peduli terhadap kesehatan keluarga, maka kita juga harus peduli dengan kondisi udara di sekitar kita. Jangan menunggu sakit baru mengambil tindakan. Lebih baik melakukan pencegahan sejak awal,” pesannya.
Dandim mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan kedisiplinan sebagai prajurit agar nama baik satuan terjaga saat berinteraksi di masyarakat.
Jam Komandan menjadi sarana agar Perwira Staf dan Danramil jajaran meneruskan arahan tersebut ke anggota masing-masing, menjaga kesinambungan pembinaan.
“Yang saya sampaikan ini bukan hanya untuk didengar, tetapi dilaksanakan. Pimpinan di jajaran agar terus mengingatkan dan mengawasi anggotanya. Kita harus saling menjaga, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Dandim.
Menurutnya, keselamatan lalu lintas dan kesehatan bertujuan sama: menjamin kesiapan tugas prajurit dan keselamatan keluarga di rumah.
Dandim mengajak seluruh personel meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan diri, keluarga dan lingkungan, khususnya menghadapi kondisi cuaca dan kabut asap Karhutla yang bisa berubah-ubah.
“Jaga diri, jaga keluarga dan jaga lingkungan. Keselamatan jangan dianggap sebagai hal kecil. Begitu juga kesehatan, jangan menunggu kondisi memburuk baru kita peduli. Prajurit harus sehat, keluarga harus sehat, sehingga kita dapat menjalankan tugas dengan baik,” pungkasnya.
Kegiatan Jam Komandan berlangsung tertib dan diikuti seluruh personel dengan penuh perhatian. Melalui forum tersebut, komunikasi antara pimpinan dan prajurit terus diperkuat, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan untuk membentuk personel yang disiplin, peduli terhadap keselamatan, serta memiliki kesadaran dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.(1010).






