Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis di Serasah Dikerjakan TNI dan Warga

Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis di Serasah Dikerjakan TNI dan Warga

ACEH SINGKIL – Personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama Yon TP 957/LU bersinergi dengan masyarakat Desa Serasah untuk melaksanakan pengecoran pondasi Jembatan Perintis di Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil pada Sabtu (29/8/2026).

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan. Prajurit dan warga bahu-membahu mengerjakan pengecoran mulai dari menyiapkan material, mengaduk campuran beton, hingga pengecoran di lokasi pembangunan.

Pembangunan Jembatan Perintis ini bagian dari upaya membuka dan memperlancar akses masyarakat, khususnya untuk menunjang aktivitas sehari-hari serta mendukung mobilitas warga menuju kawasan perkebunan, pertanian, maupun fasilitas umum.

Pada pekerjaan yang menuntut tenaga dan ketelitian itu, tidak terlihat sekat antara prajurit dan warga; cangkul, sekop, ember, serta berbagai peralatan kerja menjadi simbol kebersamaan dalam pembangunan fasilitas yang nantinya dipakai masyarakat.

Keterlibatan personel Kodim 0109/Aceh Singkil dan Yon TP 957/LU bersama warga mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pembangunan tidak hanya dilakukan melalui tenaga dan material, tetapi juga lewat kebersamaan yang tumbuh dari kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Gotong royong tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan di pedesaan dapat berjalan lebih kuat ketika seluruh elemen masyarakat mengambil peran. Setiap tenaga yang dicurahkan hari ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses lebih baik bagi Desa Serasah.

Jembatan yang tengah dibangun diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, terutama memudahkan aktivitas warga dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Bagi masyarakat Desa Serasah, pembangunan Jembatan Perintis bukan sekadar membangun penghubung di atas sungai, melainkan penghubung aktivitas, harapan, dan peluang.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI bersama masyarakat menjadi bukti bahwa ketika kebersamaan dijadikan kekuatan, pembangunan dapat dikerjakan dengan lebih ringan dan penuh makna.(Pr012).

Pos terkait