Sinergi TNI-Polri dan Pemprov Kalteng dalam Menanggulangi Bencana Karhutla di Sampit

Upaya penanggulangan bencana kebakaran hutan di Kotawaringin Timur terus diperkuat melalui koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Kodam XXII/Tambun Bungai, dan Polda Kalteng. Pada Jumat siang, rombongan gubernur melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik hotspot di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Sampit. Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan kendala teknis yang dihadapi petugas pemadam kebakaran di lapangan.

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, memberikan imbauan keras kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain merusak ekosistem, asap yang dihasilkan sangat mengganggu kesehatan dan aktivitas ekonomi warga. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan relawan diharapkan mampu menekan angka titik api secara signifikan dalam waktu dekat.

Di sela-sela peninjauan, dilaksanakan pula kegiatan kemanusiaan berupa penyaluran air bersih dan sembako murah di Taman Kota Sampit. Langkah preventif ini diambil untuk meringankan beban masyarakat selama musim kemarau panjang. Para pejabat daerah juga mendengarkan paparan teknis di Posko Karhutla mengenai perkembangan terkini luas lahan yang terbakar dan ketersediaan peralatan pemadaman.

Bacaan Lainnya

Dandim 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, menyatakan kesiapannya dalam mengerahkan personel untuk membantu pemadaman dan sosialisasi ke desa-desa. Ia mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada para relawan sebagai pemacu semangat kerja di lapangan. Menurutnya, kepedulian bersama merupakan kunci utama dalam menjaga wilayah Kotawaringin Timur dari ancaman api.

Pos terkait