Warga Kurik dan Prajurit Kodim 1707/ Merauke Lanjutkan Pengecoran Jembatan Aramco

MERAUKE – Kegiatan pembangunan jembatan aramco melalui Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Merauke terus berprogres dengan keterlibatan warga lokal.

Prajurit Kodim 1707/Merauke bersama personel Yonif TP 802/WMJ dan warga Kampung Harapan Makmur, Distrik Kurik, secara bergotong royong melanjutkan pengecoran jembatan aramco pada Kamis (13/8/2026). Setelah rangka aramco dipasang sesuai fungsi dan konstruksi, pekerjaan dilanjutkan ke pengecoran bagian tepi jembatan yang dikerjakan bersama-sama dengan penuh semangat.

Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., mengatakan pelaksanaan pembangunan jembatan aramco dalam Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 1707/Merauke hingga saat ini berjalan lancar. Dia menyebut dukungan serta keterlibatan masyarakat sebagai salah satu kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan. “Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi hasil nyata dari kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun wilayah,” ujarnya.

Pembangunan jembatan aramco tersebar di 15 titik; empat titik di Kampung Waninggap Say, Distrik Tanah Miring, aramconya telah terpasang dan sudah ditimbun tinggal menunggu pengecoran bagian atas; tiga titik di Distrik Kurik aramconya juga telah terpasang; enam titik di Distrik Animha; serta dua titik di Distrik Jagebob yang aramconya juga telah terpasang. Kehadiran jembatan di berbagai lokasi tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan membuka akses antarwilayah.

Kekompakan yang terjalin antara prajurit TNI AD dan masyarakat menjadi gambaran bahwa pembangunan bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses kebersamaan di dalamnya. Semangat gotong royong diharapkan terus dipertahankan hingga seluruh pekerjaan rampung.(1707).

Pos terkait