BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, menghadirkan inovasi yang tak hanya terbatas pada pembangunan fisik. Program ini juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi, termasuk pengelolaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan peninjauan yang dilakukan oleh Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., dan Dandim 0813/Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto pada Kamis (13/8/2026) bertujuan untuk mengevaluasi kondisi UMKM di wilayah tersebut. Mereka mengamati booth kontainer yang telah disiapkan untuk meningkatkan sistem jual beli masyarakat.
Sebelum adanya penataan ini, pelaku UMKM cenderung berjualan di tempat yang tidak teratur. Namun, dengan adanya tempat usaha yang lebih terkelola, diharapkan lingkungan akan terlihat lebih attraktif dan bisa menarik lebih banyak pembeli. Interaksi langsung dengan para pelaku usaha memberikan gambaran tentang potensi yang ada di Desa Kesongo.
Kusnadi, selaku Kepala Desa Kesongo, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan TMMD dalam pengembangan ekonomi lokal. Ia berharap bahwa booth kontainer tersebut tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga bisa berfungsi sebagai titik fokus bagi kegiatan ekonomi yang mendatang.






