BONE – Menjelang penutupan TMMD ke-129, Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus menyatakan seluruh sasaran fisik dan nonfisik di Kecamatan Sibulue dan Kecamatan Bontocani telah rampung 100 persen.
Pemaparan capaian tersebut digelar di Kantor Desa Patukku, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, dengan kehadiran Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Robinson Tallupadang dan rombongan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, Forkopimcam Bontocani, serta tamu undangan.
Dandim merinci bahwa sasaran fisik mencakup pembangunan jembatan gantung 60 meter x 1,50 meter di Desa Tadangpalie, Kecamatan Sibulue, serta jembatan gantung 52 meter x 1,50 meter yang menghubungkan Dusun Patukku dan Dusun Lemo di Desa Patukku, Kecamatan Bontocani.
Dia juga menyampaikan adanya peningkatan jalan penghubung sepanjang 5.000 meter dengan lebar 6 meter dari Desa Patukku menuju Desa Erecinnong dan Desa Watangcani, renovasi 7 unit RTLH, 5 titik sumur bor, serta 5 titik jambanisasi yang tersebar di Kecamatan Sibulue dan Bontocani.
Sasaran nonfisik kegiatan mencakup sejumlah sosialisasi dan penyuluhan serta kegiatan bakti sosial berupa sunatan massal.
“Alhamdulillah, seluruh sasaran fisik dan nonfisik telah rampung 100 persen. Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, hingga masyarakat yang secara bersama-sama bergotong royong selama pelaksanaan TMMD,” ujar Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus.
Menurut Dandim, penyelesaian fisik semata tidak cukup; capaian itu harus diikuti manfaat nyata bagi warga.
“Harapan kami, seluruh hasil pembangunan ini benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan aktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya lagi.
Di luar sasaran utama, Satgas melakukan perbaikan dekker jalan di lima titik wilayah Kecamatan Bontocani serta pembuatan tangga Masjid Jami’ Nurul Huda di Desa Patukku.
“Pekerjaan tambahan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di lokasi TMMD. Semoga apa yang telah dikerjakan bersama dapat menjadi amal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Dandim.






