SUKOHARJO – Pagi Selasa (11/8/2026) di Desa Parangjoro, warga berkumpul membawa cangkul dan karung untuk merawat talut dengan membersihkan lumpur, mencabut rumput liar, dan mengangkat batu di sekitar struktur.
Pekerjaan tersebut melibatkan anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, Polri, Linmas, serta warga setempat. Sesekali terdengar percakapan dan candaan di sela pekerjaan. Bagi mereka, membersihkan area talut bukan pekerjaan tambahan yang rumit, tetapi langkah sederhana agar bangunan yang sudah dikerjakan tidak cepat kehilangan fungsi dan tampilannya.
Kepala Desa Parangjoro Hardiman, S.H., menilai pemeliharaan bersama memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat. “Atas nama pemerintah desa kami ucapkan terima kasih kepada Kodim 0726/Sukoharjo. Talut ini sangat dibutuhkan warga. Dengan pembersihan bersama, kami juga belajar cara merawatnya,” ungkapnya.
Dari sisi pekerjaan, kondisi talut yang bebas dari tumpukan material, lumpur dan rumput liar akan memudahkan warga melihat bagian bangunan yang perlu diperhatikan. Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., juga meminta hasil pembangunan tidak dibiarkan begitu saja setelah selesai dikerjakan. Menurutnya, pemeliharaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberadaan infrastruktur tersebut.
Talut pada akhirnya bukan hanya persoalan panjang bangunan yang mencapai 200 meter. Nilainya akan ditentukan oleh seberapa lama fasilitas itu mampu digunakan dan dijaga oleh masyarakat. Karena itu, kegiatan sederhana seperti membersihkan lingkungan talut menjadi bekal agar hasil pekerjaan TMMD tetap memiliki fungsi bagi warga Desa Parangjoro dalam waktu yang lebih panjang.(Red/Wr).






